Perang Dayak Dan | Madura ((install))
Sepanjang 1980-an dan awal 1990-an, banyak laporan tindak kriminal yang dilakukan oleh oknum Madura (perampokan, pemerkosaan) dilaporkan ke polisi namun jarang ditindaklanjuti. Sebaliknya, jika ada Dayak yang melawan, mereka justru yang dipenjara. Politik "divide et impera" yang tidak sengaja terjadi membuat masyarakat Dayak merasa pemerintah berpihak pada pendatang.
Kedua belah pihak akhirnya menyepakati ikrar perdamaian melalui upacara adat demi mengakhiri pertumpahan darah. perang dayak dan madura
Akar utama tidak bisa dilepaskan dari kebijakan Transmigrasi yang digalakkan oleh pemerintah Orde Baru. Mulai tahun 1970-an, pemerintah memindahkan ribuan keluarga dari Pulau Madura (Jawa Timur) yang padat penduduk ke Kalimantan yang masih luas dan jarang penduduknya. Sepanjang 1980-an dan awal 1990-an, banyak laporan tindak
Puncak dari beberapa rangkaian gesekan sosial berskala kecil yang telah terjadi sejak bertahun-tahun sebelumnya. 🛑 Penyelesaian Sepanjang 1980-an dan awal 1990-an








